Piranti Input Pada Interaksi Manusia dan Komputer
Minggu, 06 Agustus 2017
Tambah Komentar
Salah satu kunci dalam membantu pemilihan piranti
input dan memutuskan bagaimana akan digunakan untuk mengendalikan suatu
kejadian dalam sistem adalah dengan membantu
pengguna untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan
- aman,
- efektif,
- efisien, dan
- jika mungkin menyenangkan.
Pemilihan piranti input harus memberi kontribusi positif terhadap penggunaan
sistem.
Secara umum piranti input yang paling tepat akan memenuhi
salah satu faktor berikut:
Cocok dengan karakteristik psikologi pengguna, keahlian
dan training yang pernah dilakukan.
Sebagai contoh, orang yang lebih tua mungkin dibatasi
oleh kondisi seperti arthitis sehingga tidak mampu untuk mengetik.
Pengguna yang belum berpengalaman mungkin tidak familiar
dengan layout keyboard.
Sesuai dengan tugas yang
akan dilakukan.
Misalnya tugas menggambar
membutuhkan piranti input yang dapat melakukan gerakan secara kontinyu, Untuk memilih dari suatu
daftar pilihan membutuhkan piranti input yang dapat melakukan gerakan secara diskret.
Sesuai dengan maksud
pekerjaan dan lingkungannya.
·
Sebagai contoh, masukan suara berguna pada situasi dimana tidak ada permukaan
untuk meletakkan keyboard, tetapi tidak cocok dengan kondisi berderau.
·
Scanning otomatis akan
cocok jika terdapat sejumlah data yang harus dimasukkan.
Dalam praktek tidak ada satu
piranti input yang dapat memenuhi semua kebutuhan.
Umumnya diperlukan lebih dari satu piranti input agar
dapat saling melengkapi,
misalnya keyboard dan mouse.
·
Secara umum piranti input harus
·
mudah digunakan
·
bentuknya harus ergonomis dan
·
mempunyai sistem umpan balik yang baik.


Belum ada Komentar untuk "Piranti Input Pada Interaksi Manusia dan Komputer"
Posting Komentar